Tersangka pendana serangan Brussels diperiksa pengadilan

Trio Birmingham

Sumber gambar, Julia Quenzler

Keterangan gambar, Mohammed Ali Ahmed (kiri), Zakaria Boufassil dan Soumaya Boufassil di pengadilan.

Dua pria dan seorang perempuan dihadirkan di pengadilan di Inggris dengan tuduhan memasok uang kepada 'lelaki bertopi' yang dicurigai terlibat dalam serangan teroris di Brussels dan Paris.

Mohammed Ali Ahmed dan Zakaria Boufassil, keduanya 26 tahun, dituduh memberi uang kepada Mohamed Abrini sebesar £3,000 (sekitar Rp57 juta) ketika ia berada di Birmingham, Inggris bulan Juli tahun lalu.

  • <link type="page"><caption> Pascaserangan bom, sebagian bandara di Brussels 'siap dibuka' kembali</caption><url href="https://bbcnews.me/indonesia/dunia/2016/04/160401_dunia_bandara_brussels_dibuka.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Satu lagi tersangka utama Paris 'ditangkap' di Belgia</caption><url href="https://bbcnews.me/indonesia/dunia/2016/04/160408_dunia_paris_teror.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Abdeslam 'pelaku' bom Paris dapat diekstradisi</caption><url href="https://bbcnews.me/indonesia/dunia/2016/03/160331_dunia_paris_abdeslam.shtml" platform="highweb"/></link>

Keduanya muncul bersama Soumaya Boufassil, 29 tahun, yang dituduh mengumpulkan uang untuk keperluan terorisme bersama dengan Ahmed.

Ketiganya berasal dari Small Heath, hadir di Pengadilan Westminster, London.

Soumaya Boufassil -yang memakai burka- dan kedua pria hanya berbicara untuk memastikan rincian identitas mereka.

Birmingham

Pria bertopi Brussels

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Pria bertopi yang dicurigai mengotaki serangan di Brussels.

Ahmed adalah seorang warga negara Inggris, sedangkan Boufassil dan kakaknya Soumaya Boufassil, merupakan keturunan Belgia-Maroko.

Mereka selama ini tinggal di Birmingham, Inggris.

Ahmed dan Zakaria Boufassil dituduh melakukan pelanggaran dalam UU Terorisme Inggris berupa pengaturan untuk menyediakan uang untuk orang lain yang mereka ketahui akan dipergunakan untuk keperluan terorisme.

  • <link type="page"><caption> Polisi Belgia bentrok dengan pendemo Brussels</caption><url href="https://bbcnews.me/indonesia/dunia/2016/03/160327_dunia_brussels_bentrok" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Pembom Brussels menargetkan PM Belgia?</caption><url href="https://bbcnews.me/indonesia/dunia/2016/03/160330_dunia_belgia_bom" platform="highweb"/></link>

Ketiganya ditangkap pada tanggal 14 dan 15 April serta tetap ditahan dan dijadwalkan untuk menjalani proses pengadilan pada tanggal 13 Mei.

Arbini, 31 tahun, warga Belgia asal Maroko, berada dalam tahanan di Belgia dengan tuduhan kaitan dengan serangan terhadap bandara Zaventem di Brussels bulan Maret lalu yang menewaskan 16 orang.

Ia juga dalam pencarian sehubungan dengan serangan bulan November di Paris yang menewaskan 130 orang.