|
Suharto sakit parah | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kondisi bekas presiden Suharto parah, demikian pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono setelah menjenguk Suharto di rumah sakit. Suharto yang kini berumur 84 tahun, mendapat beberapa kali serangan stroke sejak mundur dari pemerintahan ditengah gelombang protes dan kerusuhan tahun 1998. Atas dasar alasan kemanusiaan dan kondisinya yang sakit, dakwaan korupsi senilai 600 juta dollar AS sepanjang masa kepresidenannya selama 32 tahun juga dihentikan. Presiden Yudhoyono mengatakan menjenguk Suharto di rumah sakit merupakan "kewajiban moral" baginya. "Saya selalu melakukan hal yang sama terhadap para sesepuh pemerintahan, termasuk mantan presiden dan wakil presiden, ketika mereka jatuh sakit," kata Yudhoyono. "Dan beliau ini sakit parah." Presiden Yudhoyono menjenguk Suharto selama 20 menit di Rumah sakit Pertamina. Mengutip pernyataan dokter, kantor berita Associated Press menyebut sebuah pemindaian otak yang dilaksanakan Kamis lalu menunjukkan adanya dua penggumpalan darah di otak Suharto. Suharto dirawat sejak hari Kamis pekan lalu akibat perdarahan pada usus dan harus menjalani operasi untuk menghentikan pendarahan itu. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||