Jumat, hari protes di beberapa negara kecam kekerasan terhadap Muslim Rohingya

Sejumlah umat Muslim dan pengungsi Rohingya di beberapa negara menggelar aksi unjuk rasa setelah sembahyang Jumat untuk mengecam kekerasan di Myanmar.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Umat Islam Iran menggelar unjuk rasa usai sembahyang Jumat (08/09) di ibu kota Teheran untuk mengecam kekerasan atas umat Islam Rohingya di Negara Bagian Rakhine, yang mendorong pengungsian sekitar 200.000 lebih orang Rohingya ke Bangaladesh.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Anak-anak di Amritsar, India, ikut meramaikan aksi unjuk usai sembahyang Jumat, (08/09).

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Satu keluarga Iran ikut mengungkapkan kemarahan atas nasib warga Rohingya yang terusir dari kampung-kampung mereka yang disebut dibakar oleh aparat keamanan Myanmar.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Unjuk rasa di ibu kota Afghanistan, Kabul, usai sembahyang Jumat membawa berbagai foto yang memperlihatkan penderitaan para warga Rohingya.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Sejumlah pengungsi Rohingya -dari sekitar 100.000 lebih yang tinggal di Malaysia- menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Myanmar di Kuala Lumpur.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Seoang pengungsi Rohingya di Kuala Lumpur menaruh sandalnya di atas poster pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi -yang bermakna mengungkapkan kemarahan berdasarkan budaya Asia selatan.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Di Tokyo, Jepang, polisi mencegah para pengunjuk rasa untuk mendekati Kedutaan Besar Myanmar.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Aksi solidaritas untuk orang Rohingya di Tokyo diikuti oleh umat Islam yang berasal dari beberapa negara.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Warga Muslim di ibu kota Filipina, Manila, menunaikan sembahyang Jumat (08/09) di depan kantor Kedutaan Besar Myanmar di kawasan bisnis Makati.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Usai sembahyang Jumat, umat Muslim Filipina menggelar aksi mendesak pemerintah Myanmar mengambil tindakan untuk melindungi orang Rohingya, yang tidak diakui sebagai warga negara oleh Myanmar.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Polisi memasang kawat berduri untuk mencegah para pengunjuk rasa mendekati kantor Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Di Jakarta, demonstrasi mengecam pemerintah Myanmar kembali berlangsung di depan Kedutaan Besar Myanmar, Jumat (08/09), walau rencana aksi sejumlah ormas Islam untuk menggelar protes di Candi Borobudur di Magelang gagal berlangsung karena dihadang polisi.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Salah satu tuntutan para pengunjuk rasa di Jakarta adalah memulangkan Duta Besar Myanmar untuk Indonesia.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Para siswi di Srinagar -ibu kota wilayah Kashmir yang dikuasai India- ikut meramaikan aksi unjuk rasa mengecam kekerasan atas warga Rohingya.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Seorang ibu -bersama sekelompok karyawan pemerintah di Srinagar- ikut mengungkapkan kemarahan atas kekerasan yang dialami oleh warga Rohingya di Rakhine, Myanmar.