Kolombia berpacu mencari korban bencana longsor

Petugas penyelamat meneruskan upaya untuk mencari korban akibat bencana longsor di Kolombia yang menyebabkan lebih dari 200 orang tewas.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Bencana longsor di Provinsi Putumayo, Kolombia, Sabtu 1 April disebabkan oleh hujan lebat dengan sedikitnya 234 korban jiwa sementara ratusan lainnya masih hilang, menurut sumber-sumber Palang Merah.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Petugas penyelamat mengupayakan segala cara, termasuk langsung dengan tangan, untuk menyelamatkan korban yang mungkin masih hidup di bawah puing-puing.

Sumber gambar, Tentara Kolombia

Keterangan gambar, Lebih dari 1.000 tentara dan polisi dikerahkan dalam operasi evakuasi korban yang selamat dari bencana longsor di Provinsi Putumayo.

Sumber gambar, Tentara Kolombia

Keterangan gambar, Presiden Juan Manuel Santos yang sudah berkunjung ke tempat bencana menegaskan, "Sampai kami mengidentifikasi korban terakhir, kami tidak akan berhenti."

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Diperkirakan 400 orang cedera sementara sekitar 300 lainnya masih dinyatakan hilang dalam bencana longsor di Kolombia.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Bencana longsor lumpur melanda pada Sabtu (01/03) subuh waktu Kolombia ketika sebagian besar warga masih tidur.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Para warga yang selamat berupaya sebisanya untuk membersihkan genangan lumpur yang mulai mengeras.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Pihak berwenang mengatakan dari korban jiwa yang sudah ditemukan, sebanyak 44 adalah anak-anak.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Palang Merah mengatakan bekerja untuk membantu para anggota keluarga melakukan kontak satu sama lain sementara Angkatan Udara Kolombia mulai menyalurkan bantuan darurat.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Satu alkitab ditemukan di balik puing-puing reruntuhan dan lumpur saat petugas penyelamat meneruskan upaya pencarian.